SEJARAH PEMEKARAN DI PULAU PAPUA
Berikut adalah sejarah pemekaran provinsi di Papua (1945–2025), dari perubahan nama hingga pembentukan provinsi 7 provinsi
Tahun Peristiwa
1945 Papua masih dikuasai Belanda, dikenal sebagai Nederlands Nieuw-Guinea
1949 Dalam Konferensi Meja Bundar (KMB), Papua tidak diserahkan ke Indonesia
1961 Belanda membentuk "Dewan Nugini" – cikal bakal negara Papua Merdeka
Masuk ke Wilayah Indonesia (1962–1969)
Tahun Peristiwa
1962 Perjanjian New York: Belanda menyerahkan Papua ke UNTEA, lalu ke RI
1963 Papua (saat itu Irian Barat) resmi masuk Republik Indonesia
1969 Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) – disahkan Papua jadi bagian RI
Era Irian Jaya (1973–2001)
1973: Nama wilayah diubah menjadi Provinsi Irian Jaya
Menjadi provinsi tunggal yang meliputi seluruh pulau bagian barat Papua
Era Otonomi Khusus & Nama Papua (2001–2002)
Tahun Peristiwa
2001 Disahkan UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua
2002 Nama provinsi resmi menjadi Papua (mengganti Irian Jaya)
Pemekaran Pertama – Papua Barat (2003)
Tahun Peristiwa
2003 Diresmikan Provinsi Papua Barat (UU No. 45/1999)
Ibukota: Manokwari
Wilayah: Kepala Burung dan sekitarnya
Pemekaran Besar – Empat Provinsi Baru (2022)
2022 Papua Selatan ibu kota di Merauke
2022 Papua Tengah ibu kota di Nabire
2022 Papua Pegunungan ibu kota di Wamena
2022 Papua Barat Daya ibu kota di Sorong
Ada wacana usulan Provinsi Papua Utara (Saereri) mencakup Biak, Supiori, Yapen, dan Waropen. Masih dalam tahap aspirasi, belum dibentuk resmi.
0 Response to "SEJARAH PEMEKARAN DI PULAU PAPUA"
Post a Comment